Pemerintah Siap Bangun Rusun Subsidi di Meikarta Tahun Ini

Foto: Ilustrasi

Jakarta,Commentary– Pemerintah berencana memulai pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang, pada tahun ini. Proyek tersebut ditujukan untuk memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya pekerja dan buruh yang beraktivitas di wilayah perkotaan dan kawasan industri.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengatakan rencana pembangunan rusun subsidi di Meikarta telah dibahas bersama pengembang dan para pemangku kepentingan terkait. Pemerintah menilai proyek ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara sektor publik dan swasta untuk penyediaan hunian terjangkau.

“Rencana tahun ini sudah akan dimulai rumah susun yang akan dibangun buat rakyat di Meikarta. Jadi, saya pikir itulah langkah strategis yang kita lakukan secara konkret bagaimana swasta juga bisa berkolaborasi,” ujar Maruarar saat ditemui di Jakarta, Kamis (15/1).

Maruar menegaskan lahan untuk pembangunan rusun subsidi di kawasan tersebut telah disiapkan dan dinilai mencukupi. Ia memperkirakan permintaan hunian di Meikarta dan sekitarnya sangat tinggi, terutama dari kalangan pekerja dan buruh yang bekerja di kawasan industri Cikarang.

Menurutnya, keterbatasan hunian yang layak dan terjangkau masih menjadi persoalan utama bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah perkotaan. Oleh karena itu, pembangunan hunian vertikal dinilai sebagai solusi yang efektif untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Kawasan industri Cikarang dikenal sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia dengan tingkat kebutuhan hunian yang tinggi. Banyak pekerja harus tinggal di sekitar kawasan industri untuk menunjang aktivitas kerja sehari-hari. Kehadiran rusun subsidi diharapkan dapat memberikan akses tempat tinggal yang lebih dekat dan layak bagi para pekerja.

Maruarar menilai Meikarta memiliki potensi besar sebagai kawasan pengembangan hunian vertikal. Pemerintah mengidentifikasi kawasan tersebut sebagai lokasi strategis yang mampu menampung jumlah penduduk cukup besar, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menekankan pentingnya peran sektor swasta, termasuk pengembang, untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana. Keterlibatan pengembang seperti Lippo Group dinilai krusial dalam mempercepat realisasi pembangunan.

“Rusun kita matangkan aturannya, kita pertemuan terus dengan para developer, kemudian juga perbankan. Saya juga minta dilibatkan calon konsumen untuk memastikan program ini berhasil,” kata Maruarar.

Selain Meikarta, pemerintah juga merencanakan pembangunan rusun subsidi di sembilan lokasi lain di berbagai daerah di Indonesia. Meski Meikarta menjadi salah satu fokus utama, pemerintah masih akan melakukan pendalaman terkait luas lahan dan kesiapan lokasi di masing-masing wilayah.

Maruarar berharap seluruh proyek rusun subsidi tersebut dapat menyediakan hunian yang layak, terjangkau, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa pengembangan hunian vertikal di perkotaan merupakan langkah proaktif untuk mengatasi persoalan perumahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Tutup