Harkopnas ke-79, Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan
Kabupaten Bekasi,Commentary-Pemerintah Kabupaten Bekasi memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan upacara Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) bulanan di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin (17/7/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam gerakan koperasi.
Upacara dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, yang membacakan amanat Menteri Koperasi Republik Indonesia. Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, pemerintah menegaskan komitmennya menjadikan koperasi sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
Usai upacara, Endin Samsudin mengatakan perkembangan koperasi di Kabupaten Bekasi menunjukkan tren positif. Menurutnya, antusiasme masyarakat untuk bergabung dalam koperasi terus meningkat, seiring implementasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang kini telah berjalan di sekitar 30 desa.
“Alhamdulillah kita melihat bahwa koperasi, khususnya di Kabupaten Bekasi, sekarang sudah mulai terlihat antusias masyarakat. Tadi juga disampaikan Kepala Dinas Koperasi bahwa KDMP di Kabupaten Bekasi sudah berjalan dan kurang lebih sudah ada di 30 desa. Walaupun secara fisik bangunannya belum maksimal, mudah-mudahan peringatan Hari Koperasi ini semakin menambah minat masyarakat untuk bergabung menjadi anggota koperasi,” ujar Endin.
Ia menegaskan koperasi merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, semangat yang diwariskan Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia perlu terus dihidupkan melalui penguatan kelembagaan dan peningkatan jumlah anggota.
“Seperti yang disampaikan Pak Menteri Koperasi, perekonomian bangsa Indonesia adalah koperasi. Karena itu, kalau ingin meningkatkan kesejahteraan, mari menjadi anggota koperasi. Saya sendiri sudah menjadi anggota Koperasi Praja Mukti, mudah-mudahan yang lain juga ikut bergabung,” katanya.
Dalam amanat Menteri Koperasi yang dibacakannya, ditegaskan bahwa Hari Koperasi Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkokoh kembali posisi koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional di tengah dinamika ekonomi global.
Pemerintah, lanjutnya, terus memperkuat kebijakan pengembangan koperasi melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Secara nasional, pemerintah menargetkan terbentuknya lebih dari 80.000 KDMP, dengan lebih dari 1.000 koperasi telah mulai beroperasi sebagai langkah awal membangun ekosistem ekonomi berbasis masyarakat.
Selain memperluas jaringan koperasi, pemerintah juga mendorong transformasi menuju koperasi modern yang memanfaatkan teknologi digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), analisis data, dan sistem pembayaran digital. Langkah tersebut diharapkan mampu menarik partisipasi generasi muda, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani milenial, nelayan, hingga pelaku ekonomi kreatif.
Melalui peringatan Harkopnas ke-79, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap semangat gotong royong, kolaborasi, dan penguatan kelembagaan koperasi semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dengan koperasi yang profesional, modern, transparan, dan inovatif, diharapkan kesejahteraan masyarakat meningkat sekaligus memperkuat daya saing perekonomian daerah maupun nasional.



