KKN UPB Desa Sukamanah Gelar Edukasi di Empat Sekolah, Perkuat Literasi dan Pendidikan Karakter

Mahasiswa KKN Universitas Pelita Bangsa bersama siswa dalam kegiatan edukasi di sekolah dasar dan menengah di Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Jum'at (31/7/2026)

Kabupaten Bekasi, Commentary — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa (UPB) Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, melaksanakan rangkaian program edukasi di empat sekolah pada akhir Juli hingga pertengahan Agustus 2026.

Kegiatan ini berada di bawah koordinasi Ketua KKN Priyo Handoko dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ickbal Khofifi Bairuroh, S.Sy., M.H. Adapun pelaksanaan program pendidikan dijalankan oleh Zahra Azkiya Imranie selaku Koordinator Divisi Pendidikan.

Program KKN Desa Sukamanah tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah sebagai program utama, tetapi juga mencakup bidang pendidikan, kesehatan, kerohanian, dan lingkungan sebagai program pendukung.

Menyasar Empat Sekolah dengan Tema Berbeda

Melalui Divisi Pendidikan, mahasiswa KKN menyasar empat sekolah, yakni SMPN 2 Sukatani, SMAN 2 Sukatani, SDN Sukamanah 03, dan SDN Sukamanah 01. Setiap sekolah mendapatkan materi dengan tema yang disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan dan kebutuhan siswa.

Kegiatan diawali di SMPN 2 Sukatani dengan tema “Keren Tanpa Kekerasan: Menjadi Pelajar yang Berkarakter” yang menyoroti pencegahan tawuran pelajar. Materi ini diberikan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap dampak negatif kekerasan di lingkungan sekolah.

Selanjutnya di SMAN 2 Sukatani, mahasiswa mengangkat tema “Langkah Bijak Menuju Masa Depan: Cerdas Memilih Pergaulan” yang berfokus pada bahaya pergaulan bebas. Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Universitas Pelita Bangsa, yakni Septiayu Restu Wulandari, S.H., M.H., yang memberikan perspektif akademis kepada para siswa.

Sementara di tingkat sekolah dasar, kegiatan dikemas dalam bentuk pembelajaran kreatif. Di SDN Sukamanah 03, siswa mengikuti aktivitas mewarnai celengan karakter yang bertujuan melatih kreativitas sekaligus menanamkan kebiasaan menabung sejak dini.

Foto:Mahasiswa KKN Universitas Pelita Bangsa bersama siswa SDN 01 Sukamanah

Adapun di SDN Sukamanah 01, mahasiswa KKN memberikan edukasi bertema “Berani Baik, Berani Melindungi: Stop Bullying Sejak Dini” yang menekankan pentingnya sikap saling menghargai dan mencegah perundungan di lingkungan sekolah.

Pendekatan Interaktif dan Penguatan Karakter

Koordinator Divisi Pendidikan, Zahra Azkiya Imranie, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan dirancang dengan pendekatan interaktif agar siswa lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran.

“Kami tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mendorong siswa untuk berani bertanya, berdiskusi, dan terlibat langsung dalam setiap kegiatan,” ujarnya.

Selain penguatan literasi dan numerasi, program ini juga menitikberatkan pada pembentukan karakter siswa, seperti keberanian berkomunikasi, kemampuan berpikir kritis, serta sikap selektif dalam memilih lingkungan pergaulan.

Kolaborasi Lintas Program Studi

Pelaksanaan program ini melibatkan kolaborasi mahasiswa lintas program studi, termasuk Fakultas Hukum, PGSD, serta berbagai latar belakang keilmuan lainnya. Kolaborasi tersebut dinilai memperkaya pendekatan kegiatan sehingga lebih sesuai dengan karakteristik siswa di setiap jenjang pendidikan.

Pihak sekolah di empat lokasi kegiatan menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN. Program ini dinilai memberikan variasi pembelajaran di luar kelas sekaligus memperkuat interaksi antara dunia akademik dan pendidikan dasar-menengah.

Harapan Keberlanjutan Program

Dosen Pembimbing Lapangan, Ickbal Khofifi Bairuroh, S.Sy., M.H., berharap program KKN tidak hanya berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan program, tetapi juga mampu meninggalkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sukamanah,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan ini, KKN UPB Desa Sukamanah berharap dapat berkontribusi dalam penguatan pendidikan karakter, literasi, dan numerasi bagi siswa, sekaligus mendukung pembentukan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

Tutup